Saksikan Penandatanganan PKB Jasa Raharja dan Serikat Pekerja, Menaker Titip Tiga Agenda Strategis

Berita Terbaru

Saksikan Penandatanganan PKB Jasa Raharja dan Serikat Pekerja, Menaker Titip Tiga Agenda Strategis

Jakarta  – spasinews.com

PT  Jasa  Raharja  bersama  Serikat  Pekerja  Jasa  Raharja  (SPJR) menandatangani  Perjanjian  Kerja  Bersama  (PKB)  Tahun  2026  sebagai  komitmen memperkuat  hubungan  industrial  yang  harmonis,  produktif,  dan  berkelanjutan.

Penandatanganan PKB tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan RI,  Yassierli,  dan  jajaran  Direksi  Jasa  Raharja,  serta  pengurus  serikat  pekerja,  di Jakarta, Rabu (24/06/2026).

Perjanjian  kerja  sama  tersebut  menjadi  pedoman  yang  mengatur  hubungan  kerja antara  perusahaan  dan  pekerja.

  Hal  ini  sekaligus  mencerminkan komitmen kedua belah pihak dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, inklusif, dan adaptif terhadap berbagai tantangan industri di masa depan. Dalam  sambutannya,

Menteri  Ketenagakerjaan  Yassierli  mengapresiasi perjalanan panjang  Jasa  Raharja  yang  selama  lebih  dari  enam  dekade  tetap  mampu menjalankan  mandat  negara  dalam  memberikan  perlindungan  dasar  kepada masyarakat korban kecelakaan lalu lintas dan penumpang angkutan umum.

Menurut  Yassierli,  hubungan  industrial  yang  baik  tidak  cukup  hanya  berada  pada tahap harmonis, tetapi harus berkembang menjadi hubungan yang transformatif, di mana  manajemen dan pekerja mampu berkolaborasi untuk menghadapi tantangan perusahaan sekaligus memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.

“PKB bukan tujuan akhir. Hubungan industrial yang baik harus mampu mendorong kolaborasi antara manajemen dan pekerja untuk menghadapi tantangan perusahaan sekaligus memberikan dampak yang lebih besar bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif dan berkelanjutan, termasuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi kelompok disabilitas  serta  memperkuat  pengembangan  sumber  daya  manusia  agar  mampu menghadapi berbagai perubahan di dunia kerja.

Peran Strategis  Selain  menyoroti  hubungan  industrial,  Yassierli setidaknya menitipkan tiga agenda strategis kepada Jasa Raharja. Pertama, menjaga dan terus meningkatkan kualitas layanan  kepada  masyarakat  sebagai  representasi  kehadiran  negara  dalam memberikan  perlindungan  dasar kepada korban kecelakaan.

Kedua, mempercepat transformasi  digital  guna  meningkatkan  produktivitas,  efisiensi,  dan  kualitas pelayanan  perusahaan.  Ketiga,  memperkuat  peran  preventif  dan  promotif  dalam membangun budaya keselamatan transportasi nasional.

“Jasa  Raharja  memiliki  peran  yang  sangat  strategis.  Saya  berharap  perusahaan  terus  memperkuat  layanannya  kepada  masyarakat,  mengawal  transformasi  digital dengan  baik,  dan  mengambil  peran  yang  lebih  besar  dalam  membangun  budaya keselamatan transportasi.

Ketiga hal tersebut akan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat dan bangsa,” kata Yassierli. Secara  khusus,  ia  menyoroti  masih  tingginya  angka  kecelakaan  lalu  lintas  di Indonesia. 

“Di  balik  setiap  angka  kecelakaan  terdapat  keluarga  yang  kehilangan orang  yang  dicintai.  Karena  itu,  upaya  pencegahan  harus  menjadi  perhatian bersama.  Jasa  Raharja  tidak  hanya  memiliki  peran  dalam  memberikan  santunan, tetapi juga dapat menjadi mitra pemerintah dalam membangun budaya keselamatan transportasi di Indonesia,” ujarnya.

Sementara  itu,  Direktur  Utama  Jasa  Raharja  Muhammad  Awaluddin  mengatakan bahwa  PKB  Tahun  2026  merupakan  hasil  dialog  yang  dibangun  atas  dasar kemitraan  yang  konstruktif  antara  manajemen dan serikat pekerja.

“PKB ini bukan sekadar dokumen administratif yang mengatur hak dan kewajiban para pihak. Lebih dari itu, PKB merupakan instrumen transformasi perusahaan yang dibangun melalui prinsip saling menghormati, saling menghargai, dan kesediaan untuk mencari solusi bersama,” ujarnya.

Menurutnya,  hubungan  antara  manajemen  dan  serikat  pekerja selama ini menjadi salah  satu  fondasi  penting  dalam  menjaga  keberlanjutan  perusahaan  sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

“Karena itu, kami terus  mendorong  transformasi  perusahaan  yang  melibatkan  seluruh  insan  Jasa Raharja  agar  mampu  memberikan  pelayanan  terbaik  kepada  masyarakat,”  kata Awaluddin.

Ia menambahkan bahwa transformasi digital yang dijalankan perusahaan diarahkan untuk  mempercepat  proses  pelayanan  dan  meningkatkan  kualitas  perlindungan kepada  masyarakat. 

Di  sisi  lain,  Jasa  Raharja  juga  terus  memperkuat  berbagai program edukasi dan kolaborasi lintas sektor guna mendukung terciptanya budaya keselamatan berlalu lintas.

“Perlindungan  kepada  masyarakat  tidak  hanya  diwujudkan  melalui  kecepatan  dan ketepatan  penyerahan  santunan,  tetapi  juga  melalui  berbagai  upaya  pencegahan kecelakaan. Karena itu, transformasi digital terus kami dorong untuk meningkatkan kualitas  pelayanan  sekaligus  memperkuat  kolaborasi  dalam  membangun  budaya keselamatan transportasi,” ujar Awaluddin.

Adapun  Ketua  Umum  Serikat  Pekerja  Jasa  Raharja  (SPJR)  Saleh  Ibrahim menyatakan,  bahwa  SPJR  sangat  berkepentingan  dengan  kemajuan  perusahaan. Untuk  itu  SPJR  mendorong  anggotanya memberikan kontribusi dan kinerja positif. Karena  dengan  adanya  kemajuan  Perusahaan,  maka  diharapkan  dapat meningkatkan  kesejahteraan  anggota. 

Hal  ini  sejalan  dengan  motto  SPJR  Maju Perusahaannya, Sejahtera Anggotanya. Melalui penandatanganan PKB Tahun 2026, Jasa Raharja dan SPJR menegaskan komitmen  bersama  untuk membangun hubungan industrial yang inklusif, produktif, dan  berkelanjutan.

Kesepakatan  tersebut  diharapkan semakin memperkuat sinergi antara  manajemen  dan  pekerja  dalam  mendukung  transformasi  perusahaan, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat kontribusi Jasa Raharja dalam membangun budaya keselamatan transportasi nasional.(*/zainul irwansyah).

Share this content:

Post Comment