Dirut Jasa Raharja Dampingi Wamenhub Tinjau Penanganan Korban KM Mutiara Sentosa II di RS PHC Surabaya

Dirut Jasa Raharja Dampingi Wamenhub Tinjau Penanganan Korban KM Mutiara Sentosa II di RS PHC Surabaya

Bagikan Kabar Ini

Surabaya, 3 Agustus 2026 – spasinews.com

Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero), Muhammad Awaluddin  mendampingi  Wakil  Menteri  Perhubungan,  Komjen  Pol.  (Purn.)  Drs. Suntana, M.Si., dalam meninjau langsung penanganan korban insiden kebakaran KM Mutiara  Sentosa  II  di  RS  PHC  Surabaya.

Kunjungan  tersebut  dilakukan  untuk memastikan para korban yang selamat mendapatkan pelayanan medis yang optimal serta memperoleh perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Menteri Perhubungan bersama Kepala Basarnas, Marsekal  Madya  TNI  Mohammad  Syafii,  dan  Direktur  Utama  Jasa  Raharja Muhammad Awaluddin, meninjau sejumlah ruang perawatan dan berdialog langsung dengan tenaga medis serta keluarga korban.

Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menangani musibah tersebut secara menyeluruh, mulai dari proses pencarian dan evakuasi korban hingga penanganan medis dan pemberian perlindungan kepada korban yang selamat maupun keluarga korban.

“Pemerintah berkomitmen menangani dari semua sisi, mulai dari penanganan korban, proses pencarian, hingga langkah-langkah lanjutan. Maksud kedatangan kami adalah memastikan  saudara-saudara  kita  yang  alhamdulillah  selamat  dalam  musibah  ini mendapatkan perawatan yang semestinya,” ujar Suntana.

Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil peninjauan di tiga ruang perawatan, kondisi para korban yang dirawat menunjukkan perkembangan yang baik. Seluruh pasien yang dikunjungi dalam keadaan sadar, termasuk seorang balita berusia dua tahun yang berhasil selamat dan berada dalam kondisi sehat.

“Penanganannya sangat maksimal. Kami sangat bersyukur ada satu bayi berusia dua tahun yang selamat dan dalam keadaan sehat, dan ada satu korban dari UGD juga sudah masuk ke kamar rawat. Kami ingin memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan  yang  sebaik-baiknya,  baik  dalam  proses  penyembuhan,  pengobatan, maupun perlindungan yang menjadi tanggung jawab pemerintah,” tambahnya.

Sementara  itu,  Kepala  Basarnas,  Marsekal  Madya  TNI  Mohammad  Syafii, menyampaikan bahwa hingga saat ini operasi gabungan telah berhasil mengevakuasi 233 orang. Sebanyak 176 korban telah dievakuasi ke Surabaya melalui Pelabuhan Tanjung Perak maupun jalur darat dari Ketapang, dengan lima korban dinyatakan meninggal  dunia.

“Kemudian  korban  juga  masih  ada  yang  dalam  perjalanan  dari Masalembu,  dan  mudah-mudahan  besok  pagi  sudah  bisa  kita  terima  di  Tanjung Perak,” ujarnya. 2

Di  lokasi  yang  sama,  Direktur  Utama  PT  Jasa  Raharja  (Persero),  Muhammad Awaluddin,  menyampaikan  bahwa  Jasa  Raharja  telah  bergerak  cepat  sejak  awal menerima informasi kejadian dengan melakukan koordinasi bersama Kementerian Perhubungan, Basarnas, KSOP, Kepolisian, rumah sakit, dan seluruh instansi terkait untuk  memastikan  proses  pendataan  korban  dan  penjaminan  berjalan  tanpa hambatan.

“Jasa Raharja hadir sebagai bagian dari respons cepat pemerintah untuk memastikan korban maupun keluarga korban memperoleh haknya sesuai ketentuan. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses penjaminan, pelayanan rumah sakit, dan penyerahan santunan bagi korban meninggal dunia dapat dilakukan secara cepat,” ujar Awaluddin.

Jasa Raharja memastikan seluruh korban dari akibat kebakaran KM Mutiara Sentosa II  dijamin  sesuai  Undang-Undang  Nomor  33  Tahun  1964  tentang  Dana Pertanggungan  Wajib  Kecelakaan  Penumpang.

“Tentunya  kami  akan  terus mendampingi proses penanganan korban hingga seluruh hak korban maupun ahli waris dapat dipenuhi dengan baik dan sesuai ketentuan yang berlaku. Ini adalah komitmen  kami  sebagai  salah  satu  wujud  kehadiran  negara  dalam  memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat,” pungkasnya. (*/zainul irwansyah).

Post Comment