DEKLARASI SPASI: WADAH SOLIDARITAS PEMBELAAN ADVOKAT SELURUH INDONESIA LAHIR UNTUK MENJAGA MARWAH, MENGUATKAN IMUNITAS, DAN MELINDUNGI KEMERDEKAAN BERPENDAPAT

DEKLARASI SPASI: WADAH SOLIDARITAS PEMBELAAN ADVOKAT SELURUH INDONESIA LAHIR UNTUK MENJAGA MARWAH, MENGUATKAN IMUNITAS, DAN MELINDUNGI KEMERDEKAAN BERPENDAPAT

Bagikan Kabar Ini

Spasinews.com // JAKARTA, 24 OKTOBER 2026 — Hari ini, tanggal 24 Oktober 2026, bertempat di Jakarta, para advokat yang berasal dari berbagai unsur dan organisasi advokat di seluruh Indonesia secara resmi mendeklarasikan berdirinya Solidaritas Pembela Advokat Seluruh Indonesia (SPASI). Organisasi ini lahir bukan sebagai organisasi advokat pada umumnya, melainkan sebagai wadah khusus dan spesifik yang berfokus pada pembelaan, perlindungan, dan penguatan kedudukan profesi advokat di Indonesia.

Para pendiri dan pendeklarasikan SPASI merupakan advokat yang tersebar di berbagai organisasi profesi advokat di tanah air, yang bersatu atas dasar kepedulian yang sama untuk menjaga kemandirian, kehormatan, dan martabat profesi advokat yang mulia sesuai amanat hukum yang berlaku.

Berdiri Sejak 28 Oktober 2024, Tegakkan Amanat UU Advokat

SPASI sebenarnya telah ada dan berdiri sejak tanggal 28 Oktober 2024, bertekad untuk senantiasa menegakkan profesi advokat yang mandiri, bebas, dan tidak dapat diintervensi oleh pihak manapun, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2023 tentang Advokat. Sesuai amanat undang-undang tersebut, profesi advokat berfungsi menegakkan hukum, keadilan, serta melindungi hak asasi manusia bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kami menegaskan bahwa marwah dan kehormatan profesi advokat harus senantiasa dijaga, dijunjung tinggi, dan dilindungi dari segala bentuk penindasan, kriminalisasi, pembatasan kemerdekaan berpendapat, serta perlakuan yang tidak adil dalam menjalankan tugas profesi.

Selain itu, hak imunitas advokat — yaitu hak untuk tidak dapat dituntut atas pernyataan yang dikemukakan baik secara lisan maupun tertulis dalam menjalankan tugas profesi secara jujur dan sesuai hukum — adalah hak yang melekat secara mutlak, wajib dijamin, dihormati, dan dilindungi oleh negara serta seluruh elemen bangsa.

Dengan semangat itulah, SPASI lahir sebagai wadah solidaritas, pembelaan, dan perlindungan bagi seluruh advokat di Indonesia, dengan semboyan:

SPASI — PEDULI, MILITAN, LUAR BIASA

Spasi Melantik 9 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) SPASI

Pada acara deklarasi ini, SPASI sekaligus secara resmi melantik 9 (sembilan) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang akan menjadi ujung tombak perjuangan dan pelayanan pembelaan advokat di daerah masing-masing, yaitu:

1. DPC SPASI Bali
2. DPC SPASI Balikpapan
3. DPC SPASI Bogor Raya
4. DPC SPASI Bekasi
5. DPC SPASI Palembang
6. DPC SPASI Makassar
7. DPC SPASI Kota Depok
8. DPC SPASI Kota Tangerang
9. DPC SPASI DKI Jakarta Raya

Mengukuhkan 4 Lembaga Pendukung SPASI

Tak hanya itu, pada kesempatan bersejarah ini, SPASI juga mengukuhkan keberadaan 4 (empat) pilar pendukung yang telah memiliki legalitas sah dan akan memperkuat perjuangan organisasi di bidang bantuan hukum, pendidikan, informasi, dan jejaring masyarakat:

1. LBH SPASI — memberikan bantuan hukum dan pembelaan hukum secara luas;
2. Yayasan SPASI — mengelola kegiatan sosial, pendidikan, dan pengembangan profesi berkelanjutan;
3. Media SPASI — menjadi wadah penyebaran informasi yang objektif, transparan, dan mendukung kemerdekaan berpendapat;
4. Sahabat SPASI — wadah jejaring masyarakat luas yang mendukung perjuangan SPASI.

Penutup

Dengan deklarasi ini, SPASI berkomitmen untuk senantiasa berdiri di garis depan dalam menjaga kemandirian profesi advokat, membela setiap advokat yang mengalami hambatan, penindasan, atau kriminalisasi dalam menjalankan tugas profesi, serta memastikan bahwa amanat UU No. 18 Tahun 2023 tentang Advokat berjalan sepenuhnya di seluruh wilayah Indonesia.

Kami mengajukan seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga dan menghormati kemerdekaan profesi advokat, karena advokat yang mandiri dan bebas adalah prasyarat utama tegaknya negara hukum yang demokratis dan berkeadilan.

Jakarta, 24 Oktober 2026
Solidaritas Pembela Advokat Seluruh Indonesia (SPASI)

Post Comment