Hanya 5 Orang di Ruang Doa, Kini One Gospel Jadi Magnet Pelayanan Perkotaan Cimahi

Berita Terbaru

Hanya 5 Orang di Ruang Doa, Kini One Gospel Jadi Magnet Pelayanan Perkotaan Cimahi


Hanya 5 Orang di Ruang Doa, Kini One Gospel Jadi Magnet Pelayanan Perkotaan Cimahi

Cimahi – Siapa sangka, sebuah perintisan yang dimulai dari lima orang dalam ruang doa sederhana pada 22 Desember 2023 kini berkembang menjadi komunitas dengan 48 pelayan aktif dalam waktu dua tahun. GGP One Gospel hadir bukan sekadar gereja baru, tetapi sebagai gerakan pelayanan perkotaan yang menyasar jiwa-jiwa yang terluka dan kecewa terhadap gereja.

Dirintis oleh Pdt. Dicky Suwarta, M.Th yang akrab dipanggil Pdt. Dicky Yo, pelayanan ini berakar pada Galatia 1:6-10—sebuah panggilan untuk menjaga kemurnian Injil dan membangun jemaat yang kuat dalam pengajaran, mengerti Firman, serta berani memberitakan Kabar Baik.

Dengan konsep “Pelayanan Perkotaan”, One Gospel menempatkan pembinaan rohani sebagai pusat gerakan. Moto mereka, “Learning, Understanding, Telling”, menjadi identitas yang hidup: belajar Firman dengan sungguh, memahaminya dengan benar, lalu menyampaikannya dengan keberanian.

Pertumbuhan yang konsisten membuat gereja ini memperoleh SKTL dari Pembimas Kristen Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Pdt. Dr. Harapan Nainggolan, M.Th. Kehadirannya pun mulai dirasakan sebagai kontribusi nyata bagi lingkungan dan rekan-rekan gereja lain.

Momentum penting terjadi pada 20 November 2025, ketika One Gospel menjadi mitra pelaksanaan Pembinaan Guru Pendidikan Agama Kristen oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, Kanwil Jawa Barat. Kegiatan tersebut memberkati kota Bandung dan Cimahi melalui penguatan spiritual para pendidik.

Apresiasi pun mengalir. Pdt. Benny Lumondo dari PGLII Wilayah Jawa Barat mengungkapkan kekagumannya terhadap pembinaan rohani yang dilakukan di tengah hiruk-pikuk kota Cimahi, termasuk fasilitas dan suasana yang dinilai mendukung pertumbuhan iman. Ketua PGPI Bandung Raya juga menyatakan rasa takjub atas kehadiran One Gospel sebagai gereja perintisan yang relevan dan berdampak.

Dari lima orang yang berdoa dalam kesederhanaan, kini One Gospel berdiri sebagai simbol bahwa gereja yang berakar pada Firman dan berani bersaksi masih memiliki tempat di tengah kota. Perjalanan ini bukan sekadar pertumbuhan angka, tetapi transformasi jiwa yang kembali berkobar untuk satu Injil bagi semua orang.

Share this content:

Post Comment