Mengapa Danantara Harus di Hentikan?
Oleh: Muhammad Rafiq/Kenzi
Sebelum Danantara dibentuk Pak Prabowo untuk Pengawasan ,Bank Himbara ( BNI,BRI,Mandiri)
Para Konglomerat Yang dekat dengan Penguasa/ Elit Politik , bisa mendapatkan akses pinjaman Jumbo dari Bank Himbara ( BNI,BRI,Mandiri) sebesar Puluhan Triliun bahkan ratusan Triliun untuk modal usaha
Sedangkan Masyarakat biasa dan UMKM sangat sulit mendapatkan Modal usaha yang Jumbo
Sebagai Contoh antara Lain
:
1. Akuisisi atau Pembelian tangki atau kilang/ Kapal Minyak , Pinjam uang Bank Negara setelah itu Negara Melalui Pertamina disuruh Sewa tangki minyak mereka,
Bisnis pakai duit negara terus Negara suruh sewa Product Mereka.
Apakah sehat model bisnis seperti Itu?
Mengapa Tidak Negara Saja Yg langsung membeli sehingga tidak perlu sewa ?
2. Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga air PLTA Oleh Konglomerat swasta Dengan Pinjaman Jumbo sampai puluhan triliunan.
setelah itu Negara melalui Perusahaan Listrik Negara PLN Akan Beli Listrik ke perusahaan mereka.
Apakah Sehat Cara berbisnis seperti Itu ?
Mengapa Tidak Negara Saja yang langsung Membuat PLTA Toh swasta Juga pinjam Duit bank Negara?
Saat Ini Presiden Prabowo Menetapkan Danantara yang akan langsung membiayai proyek Strategis Nasional PSN , Swasta dalam.dan luar negeri Bisa terlibat dalam proyek tersebut
Dengan catatan penting Punya Cash Money dan bukan pInjam uang negara seperti selama ini berjalan
Note:
“Apakah Kita Lebih Memilih tanpa Danantara seperti dulu ? “
Mari kita pikirkan kan dan renungkan bersama
Penulis : by Muhammad Rafiq/Kenzi
Share this content:



Post Comment