Kepemimpinan Tanpa Sekat: Wawan Harmawan Hadirkan Ruang Inspirasi Lewat Program BISA

Berita Terbaru

Kepemimpinan Tanpa Sekat: Wawan Harmawan Hadirkan Ruang Inspirasi Lewat Program BISA

Kepemimpinan Tanpa Sekat: Wawan Harmawan Hadirkan Ruang Inspirasi Lewat Program BISA

YOGYAKARTA, 20 Januari 2026 – Kepemimpinan sejati kerap tercermin dari sikap sederhana yang sarat makna. Hal itu tampak saat Wawan Harmawan, S.E., M.M., Wakil Wali Kota Yogyakarta, menerima audiensi penulis di ruang kerjanya. Dalam suasana hangat dan tanpa jarak, Wawan mempersilakan tamunya duduk di kursi Wakil Wali Kota, sementara dirinya berdiri santai di samping. Gestur spontan tersebut menyiratkan pesan kuat tentang kepemimpinan yang egaliter dan merakyat.

Pertemuan berlangsung cair dan penuh dialog. Tidak ada sekat formal antara pejabat publik dan masyarakat. Sikap ini mencerminkan karakter Wawan Harmawan yang dikenal terbuka dan membumi. Bagi mantan Wakil Ketua Umum KADIN DIY tersebut, jabatan adalah amanah untuk melayani, bukan simbol kekuasaan yang menciptakan jarak.

Audiensi itu sekaligus menjadi ruang diskusi awal mengenai lahirnya Program BISA (Bincang Inspirasi Kita), sebuah forum dialog publik yang dirancang sebagai wadah berbagi gagasan lintas sektor. Program ini dijadwalkan hadir secara rutin setiap Rabu sore, menghadirkan pemimpin, akademisi, pelaku usaha, serta tokoh masyarakat untuk membahas isu-isu aktual dengan pendekatan solutif.

BISA tidak diposisikan sebagai talkshow biasa, melainkan ruang inspirasi yang mendorong keberanian berpikir, kejujuran gagasan, dan kolaborasi nyata. Dalam konteks tersebut, kehadiran Wawan Harmawan dinilai relevan. Selain dikenal luas sebagai penggerak UMKM, ia juga tengah menempuh pendidikan Doktoral Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan di Universitas Gadjah Mada, memadukan pengalaman praktik dengan penguatan akademik.

Atas komitmen tersebut, Wawan dipercaya sebagai Pembina Program BISA. Ia dijadwalkan hadir sebagai narasumber utama sekaligus meresmikan program ini pada Rabu, 28 Januari 2026. Pada kesempatan tersebut, Wawan akan mengulas kepemimpinan dan inovasi kebijakan, menekankan pentingnya kapasitas, integritas, serta keberanian menghadirkan karya nyata pada momentum yang tepat.

Ke depan, Program BISA dirancang berkembang melampaui siaran radio. Platform ini akan diperluas menjadi podcast dan berbagai kegiatan luring, seperti diskusi kelompok terarah, konferensi kepemimpinan, seminar, hingga pelatihan dan pengkaderan pemimpin masa depan. BISA diharapkan menjadi simpul pertemuan ide dan jejaring lintas sektor.

Menariknya, BISA menegaskan diri sebagai ruang yang inklusif dan independen. Program ini bebas dari kepentingan politik praktis maupun agenda kelompok tertentu. Nilai yang diusung adalah kebangsaan, dialog terbuka, serta penguatan kearifan lokal, tercermin dari rencana kehadiran narasumber lintas disiplin di berbagai bidang.

Dalam perbincangan santai di Balai Kota Yogyakarta, Wawan menegaskan bahwa kepemimpinan tidak cukup hanya mengandalkan kapasitas intelektual. Pemimpin harus memiliki kiprah nyata, didukung jejaring, tim yang solid, serta kepercayaan publik. Dari semangat itulah Program BISA dihadirkan—sebagai ruang belajar bersama untuk menumbuhkan sinergi demi kemajuan Yogyakarta dan Indonesia.

Penulis: Pulung Wahyu Pinto
Foto: Istimewa
Editor: Romo Kefas


Share this content:

Post Comment