Tumpahan CPO Genangi Jalan Tjilik Riwut, Satlantas Polres Kotim Gerak Cepat Cegah Kecelakaan Susulan
Spasinews.com // SAMPIT – Personel Satlantas Polres Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan aksi cepat tanggap dalam menangani tumpahan minyak kelapa sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) di badan jalan Tjilik Riwut KM 56, Desa Bukit Raya, Kecamatan Cempaga Hulu, Senin (30/3/2026) malam.
Langkah ini diambil guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas) susulan serta kemacetan panjang di jalur poros tersebut.
Rekayasa Lalu Lintas dan Pembersihan Jalur
Tumpahan minyak yang berasal dari kecelakaan lalu lintas sebelumnya tersebut sempat membuat kondisi jalan menjadi sangat licin dan berbahaya bagi pengguna jalan. Menanggapi situasi tersebut, Satlantas Polres Kotim segera menerapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka-tutup jalur.
Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas AKP Hariyanto, S.H., menjelaskan bahwa proses pembersihan dilakukan melalui kolaborasi lintas instansi.
“Kami bekerja sama dengan Dinas Damkar dan BPBD Kabupaten Kotim untuk membersihkan sisa tumpahan minyak di badan jalan.
Prioritas utama kami adalah menjaga Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) di lokasi tersebut,” ujar AKP Hariyanto, Selasa (31/3).
Pastikan Keamanan Pengguna Jalan
Menurut Kasat Lantas, keberadaan tumpahan CPO di jalan lintas kabupaten merupakan potensi kerawanan tinggi, terutama saat malam hari dengan pencahayaan yang terbatas.
“Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan masyarakat untuk menciptakan rasa aman dan nyaman. Kami ingin memastikan masyarakat dapat melintas kembali tanpa bayang-bayang risiko kecelakaan akibat jalan licin,” tambahnya.
Kondisi Terkini: Arus Kembali Normal
Setelah dilakukan pembersihan intensif dan pengaturan arus, situasi di Jalan Tjilik Riwut KM 56 kini telah kembali normal. Arus lalu lintas yang sempat tersendat selama proses evakuasi dan pembersihan dilaporkan telah lancar sepenuhnya pada Selasa pagi.
Pihak kepolisian tetap menghimbau para pengguna jalan, khususnya sopir angkutan logistik, untuk selalu mengecek kelaikan kendaraan dan muatan guna mencegah insiden serupa yang dapat membahayakan nyawa pengguna jalan lain.
Share this content:




Post Comment